Sejarah Umum


Balai Latihan Masyarakat (BLM) Ambon merupakan Unit Pelaksanaan Teknis Pusat setingkat Eselon IV dan merupakan pilar dan bertanggung jawab kepada Badan Penelitian dan pengembangan, Pendidikan dan Pelatihan, dan Informasi (Balilatfo). BLM Ambon merupakan balai pemekaran dari BLM Makassar, dengan lingkup wilayah kerja se-Maluku dan Maluku Utara sesuai Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI Nomor 8 Tahun 2017 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Dalam rangka mendukung tugas dan fungsi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, maka dalam menjalankan tugasnya Balai Latihan Masyarakat Ambon lebih berorientasi ke pelatihan masyarakat, pengelolaan data dan sistem informasi, serta kerjasama dibidang desa, daerah tertentu, dan transmigrasi.


TUGAS DAN FUNGSI

  1. Penyusunan rencana, program, dan anggaran dibidang pelatihan masyarakat, pengumpulan dan pengolahan data di bidang desa, daerah tertinggal, daerah tertentu, dan transmigrasi;
  2. Penyusunan materi dan bahan pelatihan dibidang pelatihan masyarakat desa, daerah tertinggal, daerah tertentu, dan transmigrasi;
  3. Pelaksanaan pelatihan masyarakat desa, daerah tertinggal, daerah tertentu, transmigrasi, dan calon transmigrasi;
  4. Pelaksanaan fasilitas uji kompetensi dibidang pelatihan masyarakat;
  5. Pelaksanaan pengelolaan data dan sistem informasi dibidang desa, daerah tertinggal, daerah tertentu, dan transmigrasi;
  6. Pelaksanaan kerjasama dibidang pelatihan masyarakat desa, daerah tertinggal, daerah tertentu, dan transmigrasi;
  7. Pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga balai.